General / Para pelukis dari Saudi dan Indonesia bertemu di Lokakarya sebagai bagian dari Festival Budaya Saudi di Jakarta

enin 1438/6/14 - 2017/03/13
  • Share on Google+

Jakarta, 21 Jumadal akhirah 1437H bertepatan dengan 30 Maret 2016M

Dalam Lokakarya yang diselenggarakan sebagai bagian dari Festival Budaya Saudi di Jakarta, bertemu di dalamnya para seniman Saudi dan rekannya dari Indonesia di Balai Seni Rupa ibu kota Jakarta.

Direktur lembaga Citra Samara Dewi menyambut para seniman rupa Saudi di awal lokakarya sambil menerangkan secara singkat tentang lembaga yang dipimpinnya dan unit-unit serta perannya di bidang seni Indonesia.

Kepala Humas internasional di Kantor kementri budaya dan media Faisal Fatoni mengungkapkan kalimatnya di sela-sela lokakarya tentang upaya kementrian untuk membentangkan jembatan komunikasi budaya antar seniman rupa Saudi dengan rekannya di Indonesia dan seluruh dunia melalui berbagai festival budaya yang diadakan Saudi di luar negeri. Fatoni mengungkapkan obsesinya agar lokakarya ini mewujudkan tujuannya untuk melanjutkan kerjasama di bidang seni rupa antar dua negara.

Seniman rupa Fahd Ar-Rubaiq berkata, "Sesungguhnya seni adalah bahasa peradaban dan percakapan serta sarana terindah dalam komunikasi antar bangsa". Dia mengungkapkan kegembiraannya dapat bertemu dengan rekan-rekannya di Indonesia yang mana agama dan sejarah mengikat kedua bangsa.

Sedangkan Sa'ad Al-Mulhim mengungkapkan bahwa "Seni adalah bahasa kontemporer yang dipahami oleh dunia dengan beragam bangsanya". Dia menambahkan, " Senang rasanya bila bahasa ini menyatu antara seniman Saudi dan Indonesia".

Setelah itu, para seniman Saudi menggambar lukisan artistiknya di depan anggota dosen dan mahasiswa Lembaga Balai Seni Rupa, lalu diskusi tentang beragam pendapat serta metode seni dan aliran pemikiran di bidang seni rupa kontemporer di Saudi.