General / Saudi meraih peringkat pertama dan favorit di pameran buku internasional Indonesia

enin 1438/6/14 - 2017/03/13
  • Share on Google+

Jakarta, 16 Muharram 1436H bertepatan dengan 9 November 2014M

Stand Kerajaan Saudi Arabia dalam pameran buku internasional Indonesia telah meraih peringkat pertama dan favorit di acara penutupan kegiatan pameran malam ini.

Stand Saudi telah mendapat piagam favorit dan peringkat pertama dengan penyerahan dari Ikatan Penerbit Indonesia. Acara dihadiri oleh dubes Saudi untuk Indonesia Musthafa Al-Mubarak, atase budaya di dubes Malaysia DR. Zayid Al-Haritsi dan staf kedutaan bersama kerabat kerjanya dan mahasiswa yang belajar di Malaysia yang ikut terjun dalam kegiatan pameran, juga perwakilan kementrian pendidikan serta Badan Pengurus Al-Haramain Asy-Syarifain.

DR. Al-Haritsi mengungkapkan lewat kata sambutannya dalam kesempatan itu tentang syukurnya kepada Allah Azza wa Jalla atas nikmat-nikmat-Nya yang tak terhingga pada Saudi, dan penghargaan terhadap pemerintah Saudi yang mengizinkan kami turut serta sebagai tamu kehormatan.

Pada hari penutupan tampak pengunjung yang membanjiri ruang pameran umumnya dan stand Saudi khususnya. Dimana mereka menyaksikan contoh model arsitek khusus proyek Al-Haramain Asy-Syarifain begitu pula dinding pajang proyek tempat-tempat suci dan foto-foto yang menceritakan sejarah kerajaan Saudi dan peninggalannya yang berkesan.

Adapun stand pojok pembuatan Kiswah Ka’bah Al-Musyarrafah telah menyedot perhatian pengunjung yang penasaran ingin melihat bagaimana cara pembuatannya dan pengorbanan yang diberkahi dari pemerintah Saudi dalam pembuatan Kiswah setiap tahunnya dengan tampilan secantik dan seanggun yang kita lihat.

Para pengunjung takjub terkesima dengan proyek-proyek perluasan Masjidil Haram dan jembatan jumroh. Begitu pula stand wanita dan para penulis khat (ukiran), produk kementrian pendidikan tinggi dan intansi-instansi terkait khususnya buku ilmu dan pengajaran di masa raja Abdullah yang diterjemahkan dan dicetak oleh atase budayanya di Malaysia dengan dua bahasa; Inggris dan Melayu yang disusun oleh tim dosen Ummul Quro. Tak lupa para pengunjung mengucapkan terima kasih atas hadiah mushaf dan sejadah salat yang diberikan stand ini.

Selesai.